7 Kebiasaan Makan Yang Membahayakan
Ada beberapa kebiasaan orang yang terkadang jika dibiarkan terlalu lama
akan membahayakan dirinya sendiri. Akibat kesibukan rutinitas, banyak
orang tidak melakukan apa yang dianjurkan dokter tentang bagaimana
me-manage kesehata. Adalah beberapa contoh kasus dibawah ini:
Melewatkan Sarapan.
Banyak orang tidak menyadari manfaat sarapan, bahkan sebagian besar
menganggapnya tidak penting. Hal ini bukan contoh yang tepat. Sarapan
justru diperlukan oleh tubuh. Dengan sarapan, akan tersedia bahan bakar
untuk beraktifitas dari pagi hingga siang hari.
Ikut-ikutan Program Diet Yang Lagi Ngetren.
Begitu banyak program diet yang ditawarkan. Mulai dari diet berdasarkan
golongan darah, rendah karbohidrat, dan program diet lainnya. TIdak
ada cara ajaib untuk menurunkan berat berat badan secara cepat, perlu
waktu panjang. Cara terbaik adalah menikmati makanan secara seimbang.
Menaburkan Garam Pada Makanan.
Beberapa orang merasa harus menambahkan garam pada makanannya.
Kebiasaan buruk ini akan berdampak buruk pada tekanan darah, juga
menambah resiko tiga kali lipat penyakit jantung dan stroke.
Makan Sambil Berjalan Atau Terburu-Buru.
Saat makan, pastikan dalam keadaan yang santai. Dengan begitu tubuh
mengarahkan energi menuju proses makanan yang sedang dicerna. Enzim
pencernaan juga akan bekerja dalam kondisi menyenangkan. Agar proses
mencerna berjalan dengan baik, sisihkan waktu setidaknya 10 menit untuk
makan dalam suasana rileks.
Lupa Mencuci Tangan.
Higienitas harus dimulai dari diri sendiri. Tidak hanya buah dan sayur
yang mesti dicuci hingga bersih. Kedua tangan juga harus dicuci
menyeluruh hingga ke sel jari dan kuku sebelum mengkonsumsi makanan
pada aliran air yang mengalir.
Lupa Minum Air Putih.
Pekerjaan yang menumpuk, ruangan berpendingin udara, membuat sering
lupa minum air putih. Untuk mengatasinya, simpan botol berukuran satu
liter diatas meja kerja.
Tidak Peduli Dengan Tanggal Kadaluarsa.
Bedakan antara makanan atau minuman yang baik sebelum (best before) dan
yang digunakan sebelum (use-by). Best before menunjukan waktu
pemanfaatan yang terbaik, dan jika melewatinya berarti kualitas telah
menurun. Sementara use-by mengacu pada keharusan untuk mengkonsumsi
sebelum tanggal yang tercantum, dan jika melewatinya berarti tidak aman
dikonsumsi