Memahami Hidup

Posted on October 27th, 2008 in Uncategorized by vedy-rockmantik

Sebuah toko hewan peliharaan (pet store) memasang papan iklan yang menarik
bagi anak-anak kecil, “dijual anak anjing”. Segera saja seorang anak lelaki
datang, masuk ke dalam toko dan bertanya “Berapa harga anak anjing yang
anda jual itu?”

Pemilik toko itu menjawab, “Harganya berkisar antara 30 - 50 Dollar.”

Anak lelaki itu lalu merogoh saku celananya dan mengeluarkan beberapa
keping uang, “Aku hanya mempunyai 2,37 Dollar, bisakah aku melihat-lihat
anak anjing yang anda jual itu?”

Pemilik toko itu tersenyum. Ia lalu bersiul memanggil anjing-anjingnya. Tak
lama dari kandang anjing munculah anjingnya yang bernama Lady yang diikuti
oleh lima ekor anak anjing. Mereka berlari-larian di sepanjang lorong toko.
Tetapi, ada satu anak anjing yang tampak berlari tertinggal paling
belakang.

Si anak lelaki itu menunjuk pada anak anjing yang paling terbelakang dan
tampak cacat itu. Tanyanya, “Kenapa dengan anak anjing itu?

Pemilik toko menjelaskan bahwa ketika dilahirkan anak anjing itu mempunyai
kelainan di pinggulnya, dan akan menderita cacat seumur hidupnya.

Anak lelaki itu tampak gembira dan berkata, “Aku beli anak anjing yang
cacat itu.”

Pemilik toko itu menjawab, “Jangan, jangan beli anak anjing yang cacat itu.
Tapi jika kau ingin memilikinya, aku akan berikan anak anjing itu padamu.”

Anak lelaki itu jadi kecewa. Ia menatap pemilik toko itu dan berkata, “Aku
tak mau kau memberikan anak anjing itu cuma-cuma padaku. Meski cacat anak
anjing itu tetap mempunyai harga yang sama sebagaimana anak anjing yang
lain. Aku akan bayar penuh harga anak anjing itu. Saat ini aku hanya
mempunyai 2,35 Dollar. Tetapi setiap hari akan akan mengangsur 0,5 Dollar
sampai lunas harga anak anjing itu.”

Tetapi lelaki itu menolak, “Nak, kau jangan membeli anak anjing ini. Dia
tidak bisa lari cepat. Dia tidak bisa melompat dan bermain sebagaiman anak
anjing lainnya.”

Anak lelaki itu terdiam. Lalu ia melepas menarik ujung celana panjangnya.
Dari balik celana itu tampaklah sepasang kaki yang cacat. Ia menatap
pemilik toko itu dan berkata, “Tuan, aku pun tidak bisa berlari dengan
cepat. Aku pun tidak bisa melompat-lompat dan bermain-main sebagaimana anak
lelaki lain. Oleh karena itu aku tahu, bahwa anak anjing itu membutuhkan
seseorang yang mau mengerti penderitaannya.”

Kini pemilik toko itu menggigit bibirnya. Air mata menetes dari sudut
matanya. Ia tersenyum dan berkata, “Aku akan berdoa setiap hari agar
anak-anak anjing ini mempunyai majikan sebaik engkau.”

Bahkan mereka yang cacat pun mempunyai nilai yang sama dengan mereka yang
normal?????

Sahabat,

Hanya orang yang pernah mengalami penderitaan yang bisa menolong dan
menyelami penderitaan orang lain. pandanglah sekitar anda..mungkin mereka
tidak seberuntung kita..dan mungkin anda belum pernah mengalami penderitaan
sedahsyat mereka… hal tersebut yang kadang membuat mata hati kita
tumpul..
atau sebaliknya.. ketika anda mengalami penderitaan.. justru hal tersebut
membuat kita bisa memahami penderitaan orang lain..
kesimpulannya adalah : JANGAN TUNGGU SAMPAI ANDA MENDERITA DULU BARU ANDA
BISA MEMAHAMI ORANG LAIN !!!…

Posted on October 27th, 2008 in Uncategorized by vedy-rockmantik

http://www.youtube.com/watch?v=PszFf2BlckM

Here I Stand

Posted on October 27th, 2008 in Uncategorized by vedy-rockmantik

My hands shake cuz today,
I know you’re gonna break my heart and,
My life without you in it
Is a life not worth living.
I’ll be strong but i wish i was someone else,
Anyone but me tonight

Here i stand
All alone,
Tonight
And i wish i was strong enough to breathe
Without you,
In my life,
I wish i was anyone but me.

So I’ll start to pretend im ok
But you should know by now that
My life is smoke and mirrors,
The one thing is crystal clear
That i’m the one wishing i was someone else,
Anyone but me tonight

Here i stand
All alone,
Tonight
And i wish i was strong enough to breathe (Here i stand)
Without you,
In my life,
I wish i was anyone but me.

Inside i start to fall apart.
And i’ll pretend im holding on
So i guess ill bleed in silence.
I guess i’ll bleed in silence.

Here i stand (Here i stand)
All alone,
Tonight
And i wish i was strong enough to breathe
Without you,
In my life,
I wish i was anyone but me.

Here i stand
All alone,
Tonight
And i wish i was strong enough to breathe
Without you,
In my life,
I wish i was anyone but me.

6 Tes untuk mengetahui apakah dia memang sahabatmu

Posted on October 27th, 2008 in Uncategorized by vedy-rockmantik

6 Tes untuk mengetahui apakah dia memang sahabatmu

1. Kepedulian
Salah satu kriteria penting yang menentukan apakah dia teman sejati atau bukan adalah sejauh mana orang itu memperdulikan kehidupan anda. Berceritalah tentang sesuatu yang penting yang terjadi dalam kehidupan anda, dan perhatikan apakah dia meminta anda untuk meneruskan cerita itu, dan perhatikan apa yang terjadi. Apabila dia tidak meminta anda untuk meneruskannya, maka tegurlah dia dan apakah dia memintanya atau tidak, apabila dia tidak menanggapinya, ingatkanlah cerita anda apakah dia mengingat pembicaraan anda terdahulu yang pernah anda kemukakan.

2. Kesetiaan
Ceritakanlah sebuah rahasia tentang suatu persahabatan timbal balik dan lihatlah apakah cerita itu kembali kepadanya atau tidak. Teman sejati mengetahui nilai kepercayaan dalam sebuah hubungan. Tetapi sebelum menceritakan rahasia tersebut mintalah izin teman anda terlebih dahulu untuk menceritakannya kepada orang lain.

3. Kebanggaan
Siapapun dapat menghibur anda. karena orang yang menghibur seseorang akan merasa berbahagia. Tetapi lihatlah siapa orangnya yang mengucapkan selamat ketika anda memperoleh keberhasilan. Hanya orang-orang yang tidak memiliki rasa iri hati dan cemburu saja yang dapat melakukannya. Teman anda yang sejati ikut merasa bangga dengan prestasi anda. Perhatikanlah apakah seorang teman datang kepada anda ketika anda mendapat berita baik, tidak hanya ketika mendapat berita buruk. Banyak orang yang dengan senang hati “menghibur kita” ketika kita ditimpa kesusahan. Tetapi lebih sulit mencari orang yang mau mengucapkan selamat ketika kita memperoleh kegembiraan.

4. Kejujuran
Seorang teman sejati adalah orang yang menceritakan kepada anda hal-hal yang tidak ingin anda dengar. Dia rela untuk tidak anda senangi, yang penting dia dapat menolong anda. Apakah dia menceritakan kepada anda hal-hal yang dapat menyelamatkan anda meskipun menyebabkan anda tidak senang kepadanya?

5. Penghargaan
Katakanlah kepadanya bahwa ada sesuatu yang sangat menggembirakan, sesuatu yang sangat baik, yang pernah terjadi dalam kehidupan anda tetapi anda benar-benar tidak ingin menceritakannya sekarang, kemudian lihatlah apakah dia mendesak anda untuk segera menceritakannya atau tidak. Disini harus dibedakan antara rasa ingin tahu dengan kepedulian. Apabila dia “hanya ingin tahu”, maka dia hanya tertarik dengan ceritanya bukan kepada anda. teman yang baik akan menghargai keinginan anda dan akan memberikan waktu untuk anda. Boleh jadi dia akan menjadi penasaran, karena sangat tertarik. Tetapi dia tidak terus-menerus mendesak anda dan meminta supaya kisah itu segera diceritakan, apakah anda memang telah menjelaskan kepadanya bahwa anda memilih untuk tidak menceritakan sekarang.Alasannya kenapa anda menggunakan “misteri” yang positif, bukan negatif, adalah karena apabila seorang teman yang baik merasa bahwa anda sedang menghadapi masalah, maka dia akan mendesak anda untuk mengetahui masalah anda sekarang karena dia memiliki kepedulian. Namun anda tidak perlu memperlakukan “test” terhadap teman anda dengan cara seperti itu, karena anda tidak ingin menempatkan teman anda dalam keadaan tersebut.

6. Pengorbanan
Bersediakah dia menyerahkan sesuatu demi untuk kebahagiaan anda? Bersediakah dia mengorbankan kesenangannya sendiri demi kebahagiaan anda? Siapakah yang memutuskan apa yang harus anda lakukan? Adakah kata kompromi dalam kosa kata katanya? Ketika anda menghadapi konflik dengan orang lain, sebagian besar orang berlomba-lomba untuk melindungi kepentingannya sendiri. Perhatikanlah apakah dia merupakan orang yang memiliki gagasan atau rencana untuk membantu konflik anda, atau “menyelamatkan diri agar tidak cedera”, atau melihat-lihat manakah yang lebih menyelamatkan dirinya dan melindungi kepentingannya sendiri.

Apabila dia lulus dalam empat dari enam tes tersebut, agaknya anda memperoleh teman yang baik, yang dapat anda percayai. Apabila skornya tiga atau kurang, anda perlu meneliti kembali persahabatan anda atau membicarakannya dengan saja. Tentu saja, tes ini juga perlu untuk menilai diri sendiri.